Postingan

a big disaster

Today, I’ve passed the evaluation test with the materials are set up infuse and oxygenitation. The teacher was so good. We were all enjoy to pass the eval with him and of course we felt a little bit strained because some of us forget about the materials. I returned home at 2 pm and ate some snack. OMG? Ate snack? How about with my diet program? Forget it! I’m very starving when I arrived at home. I offend the rules, I couldn’t live with strict rules include the strict rules which rule my eat cycle. Another problem why finally I cancelled my diet program is.. the supplement was so expensive. I couldn’t re-stock it for a month. If I forced to still buy it, what would happen with my financial?   I getting frustrated with my weight. Especially, when   I looked on the scale and the needle showing it into number 60 :( see? How fat am I now? My weight getting increased up to 5 kg :( . All my body totally looks bigger, my cheeks getting chubby and my clothes being tight ...

A Story From Dormitory

Ya, akhirnya setelah sebulan aku hidup di penjara suci a.k.a asrama , skarang aku bisa berkumpul bersama keluarga dirumah (tanpa orangtua, karena ortu aku di bekasi) dan yang terpenting adalah, aku bebas bisa kemana aja tanpa harus nulis di buku keluar. Oh ya, pengalaman di asrama itu menyenangkan tapi sulit dijalani. Ya iyalah… 30 november 2013 Awal hijrahnya aku dari rumah menuju asrama yang sesungguhnya gak begitu jauh dari rumahku. Asramanya terletak di dekat pusat kota Jogja. Saat itu aku berangkat dengan membawa 2 koper ukuran sedang, 1 tas jinjing dan satu tas ransel. Sumpah, rasanya tuh berat banget ninggalin rumah. Membayangkan bagaimana hidup disana nanti. Full of rules! Of course. aku dan temen-temen sampe di asrama pas maghrib. Baru kita melepas lelah dan hendak menata barang, langsung diteriakin buat sholat berjamaah maghrib. Oke, its good. Aku pikir dengan hidup disini, aku akan menjadi lebih disiplin dalam urusan ibadah. Okey, maghrib plus dzikir sudah sele...

Untittled

Panasnya Jogja siang hari ini membuat sebagian orang mengeluarkan jumlah keringat lebuh dari biasanya. Beberapa orang sedang mengusap peluh mereka sambil menyumpahi terik matahari yang menurutnya berlebihan. Itu wajar, mengingat perubahan suhu ekstrim yang terjadi di kota gudeg beberap atahun belakangan ini. Mungkin masyarakat sedang berdamai dengan kenaikan suhu di kota tercinta ini. Padahal dulu, kota Jogja begitu sejuk. Entahlah, globalisasi mengubah segalanya. Lampu lalu lintas masih merah, aku menunggu dibelakang sekitar garis zebra cross. Kira-kira sekitar 30 detik lagi aku harus menahan gas motorku hingga akhirnya lampu berganti menjadi warna hijau. Selama menunggu lampu merah, ada pemandangan menarik disini.   Begitu semua kendaraan berhenti, beberapa pengamen jalanan menari-nari di tengah zebra cross. Mereka menggunakan selendang kumal dan berdandan ala kadarnya, kaki telanjang mereka nampak kebal dengan panasnya aspal jalanan siang itu. Padahal kami saja yang...

Mi Ayam 'Organik'

Suatu siang sekitar pukul 11-an mendekati jam makan siang, aku dan dua orang temen lagi kelaparan banget sehabis kuliah dari jam tujuh pagi sampai jam sepuluh pagi..niatnya sih kita pengen makan siang di kantin kampus aja mengingat jarak yang deket dan gakkusah keluar gerbang kampus segala. Males soalnya Akhirnya kita keluar gerbang kampus juga, kata anak-anak sih diluar kampus banyak warung yang jual berbagai variasi makan siang disbanding kantin kampus. Yang lebih penting adalah: harga makanan di luar kampus katanya gak bikin kantong anak kost kayak kita gini jadi cekak! Oke, berbekal informasi tersebut, kami memutuskan untuk makan ke luar kampus. Hehehe… kita berempat pun jalan kaki keluar kampus, mencari warung yang tepat untuk disinggahi. Dari mulai warung nasi, warung   soto bertebaran disini. Tapi akhirnya, pilihan kami jatuh pada warung mi ayam. “Mi ayam aja yuk, udah lama kita gak makan mi ayam!” ajak Dian yang langsung disambut dengan anggukan setuju dari kam...